Membangun karakter siswa tidak hanya melalui penyampaian materi di dalam kelas, tetapi juga melalui penanaman kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Di SMPN 1 Manokwari, penerapan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) telah menjadi pilar utama dalam pengembangan karakter siswa. Sekolah memahami bahwa kesehatan adalah modal dasar yang tak tergantikan bagi setiap anak untuk dapat menyerap ilmu pengetahuan dengan optimal. Oleh karena itu, motivasi harian diberikan untuk memastikan nilai-nilai kebersihan tetap terjaga di setiap aktivitas sekolah.
Budaya ini dimulai dari kesadaran individu. Setiap pagi, sebelum memulai pelajaran, para guru memberikan refleksi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mulai dari kerapian seragam, kebersihan kuku, hingga kesehatan rambut. Langkah ini memberikan pemahaman kepada siswa bahwa menjadi pribadi yang terawat adalah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan lingkungan. Ketika seorang siswa merasa bersih dan nyaman dengan dirinya, tingkat kepercayaan diri mereka secara alami akan meningkat, yang nantinya berpengaruh pada semangat belajar di dalam kelas.
Lingkungan sekolah yang asri dan bersih juga menjadi motor penggerak motivasi siswa. SMPN 1 Manokwari secara rutin mengajak siswa untuk berpartisipasi dalam “Jumat Bersih”, sebuah kegiatan gotong royong untuk membersihkan area sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Mereka tidak lagi memandang sampah sebagai benda asing yang harus disingkirkan oleh petugas kebersihan saja, melainkan sebagai tanggung jawab yang harus mereka kelola secara mandiri.
[Image: Students participating in a clean school campaign]
Selain kebersihan fisik, aspek sehat juga ditekankan melalui pemilihan asupan makanan di kantin sekolah. Pihak sekolah memotivasi siswa untuk lebih memilih jajanan yang diolah secara higienis daripada makanan kemasan yang tinggi bahan pengawet. Motivasi ini diberikan melalui edukasi berkelanjutan mengenai nutrisi tubuh. Siswa diajarkan untuk membaca label kemasan, mengenali zat aditif berbahaya, dan memahami manfaat nutrisi bagi perkembangan otak. Inilah cara sekolah memberikan pandangan baru bahwa menjadi sehat adalah pilihan cerdas bagi generasi muda.